Sakit Hati Dicaci, Pembantu Bunuh Sadis Majikan Dan Keluarga

Daftaraon, Sakit Hati Dicaci, Pembantu Bunuh Sadis Majikan Dan Keluarga – Senin (8/1/2018) silam kabut hitam  menyelimuti salah satu rumah warga Banda Aceh, Gampong Mulia. Warga sekita dihebohkan dengan penemuan sebuah keluarga kecil yang mati mengenaskan dan bersimbah darah di dalam rumahnya. Tjie Sun (48), Minarti (39) dan sang anak Calliestos NG (8) ditemukan bersimbah darah dengan luka cekikan dan digorok.

Mayat Minarti dan Calliestos ditemukan berdekatan di ruang tengah. Pada tubuh Minarti ditemukan luka cekikan. Bahkan pada tubuh Calliestos lehernya tergorok hampir putus. Tjie Sun sendiri terakhir ditemukan tewas dengan luka pukulan dan gorokan di lehernya hampir putus di kamar mandi. Mayat keduanya ditutupi dengan kardus.

Viral Juga: Ramai Kabar Selingkuh Istri Ahok, Wanita Ini Blak-Blakan Buka Veronica Sesungguhnya

Pembunuhan sadis sekeluarga ini, diawali oleh kecurigaan keluarga korban yang tidak bisa menghubungi handphone milik korban. Akhirnya pihak keluarga yang berdomisili di Medan tersebut menghubungi tetangga korban. Tetangga korban yang menemukan rumahnya terkunci rapat, menaruh curiga juga karena hal ini. Tetangga korban akhirnya melaporkan hal ini ke Kadus yang belakangan diterus kan ke Polsek Kuta Alam.

Bersama polisi kemudian ditemukanlah korban terbunuh dalam keadaan mengenaskan. Pelaku belakangan berhasil diringkus oleh polisi yang tidak lain adalah orang terdekat korban, karena pintu ruko semua terkunci rapat.

bunuh sadis

Adalah Ridwan ‘Iwan’ Maulana (22) yang berkerja sebagai pembantu di rumah Tjie Sun. Ia gelap mata setelah dimarahi dan dicaci setiap harinya oleh asun. Iwan yang saat itu kalap karena sebelumnya sudah memendam dendam kesumat akhirnya memukul Asun saat dirinya sedang berbalik. Ridwan pun sempat memukul Asun dengan kayu untuk melumpuhkan, sebelum ia kembali dengan pisau untuk menghabisi nyawa Asun. Kemudian Ridwan menyeret mayat Asun dan memasukannya ke kamar mandi.

Aksi Ridwan tidak berhenti disana, saat bertemu dengan Minarti, Ridwan masih melanjutkan aksinya dengan pisau yang sama. Bahkan saat bertemu sang anak Callietos Ng yang teriak karena kaget melihat aksi pelaku, dihabisi juga dengan digorok hingga lehernya putus. Ridwan diringkus petugas kepolisian saat dirinya ingin melarikan diri dari bandara Kualanamu Medan.

Berita Viral Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *